Serial Novel Horror RAVENWOOD

NEWS UPDATE Januari 2021:

Perihal kelanjutan info novel Ravenwood yang ini tidak akan ada lagi dari saya sebagai penulisnya yang SAH dan RESMI. Saya memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama apapun dengan pihak platform karena rencana tindak kecurangan yang diakui sendiri oleh manajer proyek di perusahaan tersebut. Setelah sekian lama 'katanya' mau dicetak sejak lebaran tahun 2019 kemarin, baru akhir tahun ini saya mendapat kiriman WhatsApps manajernya mau menawarkan kembali mencetak buku Ravenwood. Dalam obrolan singkat malam itu, lantas saya menolak karena sudah terlanjur merasa kecewa dengan kerjasama awal. Sekalinya curang, pasti akan curang lagi. Dari pada saya semakin kecewa, saya relakan buku horror pertama saya ini untuk saya archived dari daftar buku publikasi saya. Mungkin si manajer ini kaget ya, enggak mengira kalau bakal DITOLAK. Dia pikir saya akan mohon-mohon gitu? Euw, gak sudi. Toh, saya bisa menulis buku baru lagi. Jadi saya anggap yang ini sebagai latihan awal saya menulis kisah horror saja. Lantas si manajer ngatain saya "anda punya reputasi yang tidak bagus". Haha, lucu gak sih? Reputasi saya? Reputasi apa loh? Bukannya reputasi platform situ yang enggak bagus, gara-gara kena kasus boikot karena plagiasi buku-buku penulis dari Wattpad? Nah, bakal ketahuan juga sih sepintar-pintarnya rubah bersembunyi dari keburukannya. Dulu saya have faith sama platform dan orang-orang yang bekerja di tempat itu. Ckck, setelah tahu, duh, mending enggak lagi-lagi. Thank U, next... Oh, iya, jadi rencana tindak kecurangan apa yang akan dilakukan dia? Dalam WhatsApps itu dia mengatakan akan tetap menerbitkan novel Ravenwood dan sengaja menggantinya dengan judul berbeda. Tanpa persetujuan dari saya. Nah, ini namanya sabotase kan? Saya juga cek di Perpusnas, ISBN buku ini sudah terbit. Apa ini berarti pihak platform sudah pernah menjualnya tanpa pengetahuan saya? Atau sudah pernah dicetak sendiri? Allahu'alam. Karma itu nyata loh, jangan main-main. [caption id="attachment_2009" align="aligncenter" width="656"] Bukti Terbit ISBN Buku Ravenwood oleh NovelMe[/caption] [caption id="attachment_2012" align="aligncenter" width="426"] Bukti pernyataan Manajer NovelMe[/caption]

Okay, jadi saya anggap novel Ravenwood buku 1 dan buku 2 sebagai archived dan dengan statusnya yang Rest In Peace. Masih banyak ide-ide yang menunggu untuk ditulis. Kisah ini bisa terlahir lebih cerah kembali di masa depan.

The past is in the past. Saya jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran yang berharga. Padahal platform ini tempat pertama kali saya menjalin kerjasama dalam dunia penerbitan. Enggak nyangka, langsung ketemu yang kek gini. Ya, it's okay lah. Kesel sih. Kecewa pasti. Tapi semua sudah terjadi di masa lalu. Ikhlasin saja. Menjadi pemenang juara 10 tapi kontrak dibeginiin, haduh, saya merasa pihak platform sangat tidak menghargai Karya Intelektual saya.

Okay lah, masih banyak buku dan jalinan kerjasama bagus dengan pihak lain yang harus saya urus. Sekian dan terima kasih.


Post awal mengenai info buku:

Haloooooo, wah sudah lama sekali aku enggak nulis di blog lagi. Ternyata terakhir aku post artikel itu pas Maret 2019, dan sekarang sudah mau memasuki Maret 2020 nih. Berarti sudah setahun dong ya???

Nah, jadi selama setahun kemarin, aku punya dua karya baru nih, yaitu serial novel horror berjudul Ravenwood dan Ravenwood: The Reckoning. Dan ini adalah novel pertama yang aku tulis dalam Bahasa Indonesia, wuhuuuu!

Ravenwood

Novel Ravenwood buku pertama juga memenangkan ajang kompetisi Next Top Writer nih pada season 1 di bulan April 2019 kemarin. Wohoooo, senang banget dong aku :)

Berikut kilas sinopsis dari kedua buku horror terbaruku tahun 2019:

Ravenwood, Buku 1:

Setiap kota punya leganda, begitupun Kota Ravenwood. Segalanya berawal dari cermin, dan sesosok hitam menyeramkan, "The Dark Creep" adalah legenda kuno di Kota Ravenwood yang menghantui para penduduk, mengincar para korban Pemimpi Kelam untuk menjadi mangsa selamanya. Kehadiran Madison di tengah ketakutan warga Ravens mulai menguak banyak misteri di kota kecil itu, termasuk perjanjian darah antara monster hitam ini dengan keluarga Oluwa yang dulunya keturunan penyihir asal Karibia.

Ravenwood: The Reckoning (Hari Pembalasan), Buku 2:

Silberstein Edelweiss menemukan akar kelam Kota Ravenwood setelah ia terbebas di alam lain. Sosok Dark Creep nyatanya tak hanya satu, monster itu bersemayam banyak di dalam gua hutan. Akankah kali ini nasib Kota Ravenwood dapat diselamatkan?

Terima kasih sudah membaca artikel ini!

Salam hangat,

Keefe R.D

Comments